Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Di Baratdaya Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Tanggal 13 Juni 2018

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

Laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Baratdaya Kepulauan Mentawai, Sumatera barat, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Badan Geologi sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi:Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 13 Juni 2018 pukul 06:08:30 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat  2,06°LS dan 98,61°BT (105 km BaratDaya Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat), dengan magnitudo 5,9 SR pada kedalaman 41 km. Berdasarkan informasi dari United State of Geological Survey (USGS), Amerika Serikat pusat gempa bumi berada pada koordinat  2,100°LS dan 98,520°BT (94 km BaratBaratDaya Muara Siberut, Sumatera Barat), dengan magnitudo M 5,8 pada kedalaman 10 km.  Gempa bumi ini diikuti oleh gempa susulan: ◎ Pada pukul 06:46 WIB; koordinat: 2,01° LS, 98,64° BT; kedalaman: 10 km; magnitudo: 5,5 SR (BMKG).◎ Pada pukul 09:07 WIB; koordinat: 2,05° LS, 98,57° BT; kedalaman: 10 km; magnitudo: 5,6 SR (BMKG).◎ Pada pukul 13:59 WIB; koordinat: 1,97° LS, 98,60° BT; kedalaman: 11 km; magnitudo: 5,6 SR (BMKG).  

2. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi:Berdasarkan tataan tektoniknya, Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera. Kondisi geologi di sekitar pusat gempa bumi, pada umumnya tersusun oleh alluvium dan endapan pantai, batuan sedimen berumur Tersier serta batuan Pra-Tersier. Jenis batuan berumur muda seperti alluvium dan batuan Kuarter biasanya bersifat urai dan mengamplifikasi guncangan gempa bumi. 

3. Penyebab gempa bumi:Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi ini berasosiasi aktivitas pada zona penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia di Pantai barat Sumatera.

4. Dampak gempa bumi:Gempa bumi ini tidak memicu tsunami karena energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan dislokasi di dasar laut. Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa atau luka akibat gempa bumi.

5. Rekomendasi:(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.