Laporan Singkat Pemeriksaan Rencana Tempat Relokasi Di Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

Laporan  hasil  pemeriksaan  lapangan  rencana tempat relokasi di Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat berdasarkan surat Permohonan Pemeriksaan Calon Lahan Relokasi yang bernomor 360/90-RR. Hasil pemeriksaan sebagai berikut :

1. Lokasi dan Dampak Gerakan Tanah:

Berdasarkan Surat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor (No. Surat : 546-2/26/-ATMG) ke Bupati Kabupaten Bogor Tanggal 15 Maret 2016 Gerakan tanah terjadi di RT 02 RW 05, Kampung Legok Keramat, Desa Gunung Geulis, Kec. Sukaraja, Kab. Bogor, dengan koordinat gerakan tanah  UTM: X 0710385 dan Y: 92658679. Bencana gerakan tanah mulai terjadi pada hari Senin 7 Maret 2016 malam hari pukul 22.00 WIB. Jenis gerakan tanah adalah longsoran bahan rombakan pada tebing bukit dengan tinggi lereng ± 100 m yang meluncur menimpa sebuah rumah di bawahnya. Dampak dari bencana gerakan tanah  ini adalah 1 (satu) orang meninggal dunia, 2 (dua) orang luka luka, 1 (satu) rumah rusak berat dan 22 (dua puluh dua) rumah terancam. Atas dasar kejadian tersebut penduduk yang terkena dampak bencana gerakan tanah akan direlokasi sehingga perlu kajian geologi terhadap rencana tempat relokasi yang akan dibangun. Awalnya sudah terdapat 2 titik untuk lahan relokasi dan hasil kajian kedua tempat tersebut layak dengan syarat/rekomendasi untuk hunian, karena ada kendala di kedua lahan tersebut maka masyarakat bermusyawarah kembali dan menghasilkan satu tempat yang pada saat pemeriksaan kajian relokasi ini telah mulai dibangun.

 

2. Kondisi Rencana Tempat Relokasi

  • Daerah rencana relokasi secara geografi terletak pada koordinat 106° 54' 03,9" BT dan 6° 38' 05,4" LS. Luas tanah daerah rencana relokasi : ±  1.202 m2 dengan tata guna lahan kebun/ladang campuran.
  • Status tanah adalah Hak Milik warga.
  • Pencapaian lokasi rencana relokasi melewati jalan beton dengan lebar + 2 m, dan tempat relokasi ini berjarak + 150 dari tempat pemukiman yang lama.
  • Secara umum topografi di sekitar Dusun Jatiluhur RT 01 dan RW 05, Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja berupa perbukitan dengan ketinggian antara 600 - 700 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan lereng 10° - 35°. Morfologi daerah lahan relokasi memiliki kemiringan lereng 10° – 20° dan terdapat 1 alur sungai kecil yang berhulu di perbukitan sebelah timur tempat relokasi dan mengalir ke batas bagian selatan dan barat tempat relokasi .
  • Batuan dasar penyusun daerah relokasi merupakan serpih batu lempung Formasi jatiluhur, di atasnya berupa lava dan breksi andesit G. Kencana dan G. Limo  serta di bagian atasnya merupakan tanah pelapukan dengan ketebalan 1 - >2 meter.
  • Dari hasil pengamatan lapangan di daerah tersebut tidak terdapat tanda-tanda terjadinya gerakan tanah, baik gerakan tanah lama maupun baru. Hal yang perlu diantisipasi terhadap potensi gerakan tanah adalah untuk tidak mendirikan bangunan atau fasilitas umum yang berdekatan dengan tebing sungai di bagian barat serta di alur sungai kecil di sebelah barat dan barat daya rencana tempat relokasi, tidak mencetak sawah/kolam di atas/sekitar rencana tempat relokasi serta di usahakan seminimal mungkin pengurugan tanah untuk keperluan tempat relokasi, dan pemotongan lereng jangan terlalu terjal. Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor,  Provinsi Jawa Barat (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), daerah rencana lahan relokasi sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah - Tinggi artinya pada lokasi ini berpotensi menegah - tinggi terjadi gerakan tanah. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak, pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
  • Berdasarkan hasil penyelidikan daerah ini  cukup layak untuk dijadikan sebagai lahan relokasi dengan beberapa persyaratan teknis seperti yang direkomendasikan.

 

3. Rekomendasi Teknis

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, untuk menghindari terjadinya gerakan tanah dan mengurangi risiko akibat bencana gerakan tanah di lokasi relokasi, maka berikut rekomendasi persyaratan teknisnya:

  1. Berdasarkan penyelidikan geologi daerah rencana tempat relokasi sebagian aman (bagian tengah utara dan timur) terhadap potensi bencana gerakan tanah sehingga daerah tersebut cukup layak untuk pemukiman, sedangkan bagian utara dan timur disarankan tidak digunakan untuk pemukiman dan bangunan lainnya dikarenakan berdekatan dengan alur anak Sungai Cikeas sehingga untuk perluasan lahan relokasi sebaiknya ke arah utara dan timur, namun demikian harus disesuaikan dengan rencana tata ruang dan wilayah Kabupaten Bogor.
  2. Tidak membuat pemotongan lereng dengan sudut lereng lebih besar dari 150 dengan tinggi lereng lebih dari 1,5 meter.
  3. Pemotongan tinggi lereng kurang dari 1,5 meter dengan perbandingan tinggi vertikal : jarak horizontal adalah 1 : 2
  4. Penataan drainase (air permukaan maupun limbah rumah tangga) dengan saluran yang kedap air, dengan ditembok atau pemipaan, diarahkan menjauhi lahan relokasi ke arah lembah/kaki lereng untuk menghindari peresapan/penjenuhan air ke tanah yang dapat memicu terjadinya gerakan tanah.
  5. Pada alur sungai yang berada di sebelah selatan dibuat cek dam sebagai antisipasi adanya aliran lumpur atau aliran bahan rombakan/banjir bandang.
  6. Ladang dan kebun di bagian atas/sebelah barat daya dan selatan lahan relokasi sebaiknya ditanami tanaman keras berakar kuat dan dalam yang dapat berfungsi menahan lereng.
  7. Tidak mencetak kolam dan sawah pada/sekitar lahan relokasi.
  8. Masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan lebat yang berlangsung lama.
  9. Pemukiman jangan terlalu dekat dengan alur sungai di bagian barat dan barat daya, untuk menghindari erosi pada tebing/alur sungai dan aliran bahan rombakan/banjir bandang.
  10. Pemukiman jangan terlalu dekat dengan tebing/lereng sungai di bagian barat dan barat daya.
  11. Pengembangan lahan relokasi tidak disarankan ke sebelah barat dan selatan lahan relokasi dikarenakan di daerah tersebut berdekatan dengan tebing sungai dan alur anak Sungai Cikeas.
  12. Jika lahan perlu dibuat urugan maka agar dipadatkan dengan metoda pemadatan yang benar agar permukaan tanah kokoh dan tidak mudah bergeser atau terjadi tanah longsor/amblasan dan juga untuk meningkatkan daya dukung tanah terhadap pondasi dan bangunan yang akan dibangun.

Tipe bangunan sebaiknya adalah dengan konstruksi ringan atau rumah semi permanen untuk mengurangi pembebanan lereng.

 

LAMPIRAN

Bogor 1 (050118)

Gambar 1. Peta petunjuk tempat relokasi RT 02 RW 05 Kp. Lebak Nangka, Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Bogor 2 (050118)

Gambar 2 Peta Geologi Rencana Lokasi Relokasi Desa Gunung Geulis

 

Bogor 3 (050118)

Gambar 3  Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor

 

Bogor 4 (050118)

Gambar 4. Peta situasi tempat relokasi RT 02 RW 05 Kp. Lebak Nangka, Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Bogor 5 (050118)

Gambar 5  Penampang Rencana Tempat Relokasi RT 02 RW 05 Kp. Lebak Nangka, Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Bogor 6 (050118)

Gambar 6  Peta Rekomendasi Area Lahan Relokasi di RT 02 RW 05 Kp. Lebak Nangka, Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Bogor 7 (050118)

Foto 1 pemukiman lama yang akan di relokasi yang di belakangnya terdapat bukit yang pernah terjadi gerakan tanah pada tanggal 7 Maret 2016 di Kp. Lebak Nangka , Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja

 

Bogor 8 (050118)

Foto 2 Lahan relokasi yang berjarak 150 meter sebelah utara dari pemukiman yang lama yang sudah mulai dibangun pada saat pemeriksaan lahan relokasi

 

Bogor 9 (050118)

Foto 3. Batas lahan relokasi bagian barat dan barat daya yang berbatasan sangat dekat (< 1m) dengan Aliran anak sungai Cikeas

 

Bogor 10 (050118)

Foto 4. Lahan Relokasi yang di susun oleh tanah pelapukan hasil endapan batuan vulkanik

 

Bogor 11 (050118)

Foto 5. Kebun dan ladang di Bukit bagian barat daya dan selatan lahan relokasi yang harus di tanami oleh tanaman keras

 

Bogor 12 (050118)

Foto 6. Akses jalan menuju tempat relokasi berupa jalan beton