Peningkatan Tingkat Aktivitas Gunungapi Dieng

Dieng (150917)

I. Pengamatan Visual

Pengamatan visual Gunungapi Dieng dari periode Bulan Juni 2017 hingga 14 September 2017 pada umumnya cuaca cerah - mendung hingga hujan, dengan curah hujan maksimal 88.9 mm. Angin bertiup lemah hingga kencang dari arah selatan, timur, barat,  dan utara Asap Kawah Sileri bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, tinggi asap maksimum 10 meter. Tidak tampak adanya aliran gas dari Kawah Timbang. Pada tanggal 2 Juli 2017 pukul 11:54:24 WIB teramati erupsi freatik, asap putih tebal, tinggi asap ±150 meter dengan tekanan asap kuat.

 

II. Pengamatan Kegempaan

Pengamatan visual Gunungapi Dieng dari periode Bulan Juni 2017 hingga 14 September 2017 pukul 22.30 WIB, terekam 24 kali gempa Tektonik Jauh, 173 kali gempa Tektonik Lokal (2 x terasa MMI IV; 1 x terasa MMI II), 51 kali gempa Vulkanik Dalam (VA), 10 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), 12 kali gempa Tornillo, 485 kali gempa Hembusan, 1 kali gempa Letusan, dan gempa Tremor Menerus

 

III. Pengukuran Konsentrasi Gas dan Suhu Kawah

Pengukuran suhu air Kawah Sileri sejak 8 Juli 2017 hingga 14 September 2017 pukul 22.30 WIB menunjukkan peningkatan dari 90,7oC menjadi 93,5oC. Dan suhu tanah di Kawah Sileri juga menunjukkan peningkatan dari 58,6 oC menjadi 69,4oC. Pengukuran suhu Kawah Timbang sejak 25 Mei 2017 sampai 13 September 2017 juga menunjukkan peningkatan dari rata-rata 57,3oC menjadi 62,7oC. Sedangkan suhu tanah di Kawah Timbang sejak 1 Juni 2017 sampai 13 September 2017 menunjukkan trend menurun 18,6oC menjadi 17,2oC. Konsentrasi CO2 di Kawah Timbang sejak 25 Mei 2017 sampai 13 September 2017 berkisar antara 0,22% - 0,24%. dan tidak menunjukkan adanya peningkatan.

 

IV. Evaluasi

Suhu dan konsentrasi gas CO2 di Kawah Timbang cenderung normal, sedangkan suhu di Kawah Sileri cenderung terus meningkat sejak 8 Juli 2017.
Hasil pemantauan kegempaan sejak Bulan Januari 2017 – 13 September 2017 pukul 06.00 WIB, jumlah gempa berfluktuatif, namun sejak 13 September 2017 hingga 14 September 2017 Pukul 21:00 terjadi tremor menerus dengan amplituda 0,3 – 1 mm, dominan 0,5 mm.

 

V. Potensi Bahaya

Potensi bahaya yang ditimbulkan akibat meningkatnya aktivitas vulkanik Gunungapi Dieng terutama adalah terjadinya erupsi freatik, hujan lumpur, lontaran material di Kawah Sileri, dan meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik dan aliran gas CO2  konsentrasi tinggi dan berbahaya di Kawah Timbang.

 

VI. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka terhitung mulai tanggal 14 September 2017 pukul 23.00 WIB tingkat aktivitas G. Dieng dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada)

 

VII. Rekomendasi:

  • Sehubungan dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik di Kawah Sileri, maka masyarakat dan wisatawan tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 1000 meter dari bibir kawah.
  • Masyarakat yang berada di dalam radius 1 km dari bibir Kawah Sileri, yaitu yang bermukim di Desa Kepakisan dan Dusun Sekalam  (Kecamatan Batur) agar diungsikan sementara ke tempat yang aman.
  • Masyarakat tidak melakukan aktivitas di Kawah Timbang, karena adanya ancaman bahaya gas CO2 dan H2S yang berbahaya bagi kehidupan.
  • Masyarakat agar waspada jika melakukan penggalian tanah di sekitar Kawah Timbang dengan kedalaman lebih dari 1 (satu) meter karena dari tempat tersebut masih berpotensi terancam bahaya gas CO2 dan H2S.
  • Masyarakat agar tetap tenang tidak terpancing isu-isu terkait dengan aktivitas Gunungapi Dieng dan agar selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kab Banjarnegara, BPBD Kab Wonosobo, serta BPBD Kab Batang agar selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau melalui Pos Pengamatan Gunungapi Dieng di Desa Karang tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Telp. 082330123236, tentang aktivitas Gunungapi Dieng.

 

Untuk mengunduh file laporan diatas, dapat diunduh disini